1
Semakin Menarik dengan Sorotan Lampu on Fri Aug 28, 2009 5:23 pm

SETIAP ruangan biasanya memiliki titik perhatian masing-masing, yang membuat ruangan tampil menarik. Sama halnya dengan kamar tidur berikut ini. Olahan dinding berupa permainan dinding yang seolah "maju-mundur", menjadi titik perhatian yang unik.
Olahan dinding tersebut terlihat cantik dengan lapisan tempered glass berwarna hijau. Ingin tahu apalagi yang membuatnya tampil menarik? Sorotan cahaya yang berasal dari deretan lampu spotlight.
Sebanyak sembilan titik lampu menyinari olahan dinding ini. Pendaran cahaya yang jatuh pada permukaan dinding, memperlihatkan detail olahannya. Hasilnya, olahan dinding tampil semakin menarik bahkan ada kesan "dramatis".
Cahaya tersebut datang dari lampu-lampu halogen yang dipasang pada cerukan plafon. Lampu halogen menghasilkan cahaya berwarna kekuningan. Cahaya demikian dapat menciptakan kesan romantis.
Cahaya berwarna kekuningan memang lebih bagus untuk pencahayaan ruangan, dibandingkan dengan lampu putih (neon). Penyebabnya adalah karena cahaya kekuningan dapat memunculkan spektrum warna, sesuai dengan warna asli dari objek yang disinarinya.
Tidak demikian halnya dengan cahaya dari lampu neon. Lampu neon banyak dipilih karena cahayanya terang dan hemat energi. Namun, justru cahaya putih dari lampu neon tersebut dapat mengaburkan warna objek yang disinarinya. Misalnya warna merah, bisa terlihat menjadi kecokelatan.
Untuk menyiasati lampu pijar atau halogen yang lebih boros energi, Anda bisa menggunakan dimmer. Dengan dimmer, Anda bisa mengatur intensitas cahaya yang Anda perlukan. Sehingga lampu tidak perlu selalu bekerja seratus persen. Selain bisa menghemat energi, dengan dimmer Anda bisa memperoleh efek cahaya yang berbeda-beda. Permainan efek cahaya terang atau redup dapat memberikan kesan dan suasana yang bervariasi pada ruangan.
Penulis: Anissa
Foto: Adrian Mulya
Lokasi: Show unit Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Sumber : iDEA







