BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

Post new topic  Reply to topic

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 Kepala Polri Pastikan Noordin Tewas on Thu Sep 17, 2009 4:57 pm

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA


Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri memastikan, satu dari empat korban tewas dalam penggerebekan oleh Tim Densus 88 di Jebres, Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/9), adalah gembong teroris yang selama ini dicari, Noordin M Top.

Kepastian ini disampaikan Kapolri seusai menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Kamis sore ini. "Ya-ya-ya," ujar Kapolri sambil mengacungkan dua jempolnya dan tersenyum saat ditanya wartawan, apakah benar Noordin tewas dalam penggerebekan itu.

Ditanya Kompas dari mana kepastian itu diperoleh, apakah melalui identifikasi DNA atau sidik jari, dia menjawab, "Nanti, penjelasannya di Mabes Polri sore ini."

Kedatangan Kapolri ke Istana pun di luar jadwal, tetapi hal ini biasa dilakukannya tiap kali berlangsung operasi terorisme. Hal serupa dilakukan Kapolri seusai melakukan operasi penggerebekan di Jatiasih, Bekasi, dan Temanggung, Jawa Tengah.

KOMPAS Wisnu Nugroho A

View user profile

2 Barang Bukti TNT Diangkut dengan Mobil Boks on Thu Sep 17, 2009 4:58 pm

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Sejumlah barang bukti diangkut polisi dari lokasi kejadian dengan mobil boks pengangkut barang bernopol B 9294 AT, Kamis (17/9) pukul 15.30.

Dari lokasi kejadian, wartawan Kompas melaporkan, barang bukti yang diangkut dari TKP itu terdiri atas 16 kotak plastik berukuran sedang (30 cm x 30 cm) dan tiga kotak plastik besar. Kotak itu berisi sejumlah barang bukti, diangkut tim kepolisian dari sebuah rumah, di samping rumah yang diserbu. Barang-barang itu diamankan lebih dahulu di rumah sebelah, milik Widodo, tetangga rumah.

Barang bukti itu antara lain beberapa bahan rakitan bom TNT, juga kompor dan tabung elpiji 3 kilogram. Puluhan polisi bersenjata lengkap mengawal pengangkutan barang bukti itu masuk ke mobil boks.

Polisi juga memeriksa mobil Suzuki Carry bernopol R 9783 D warna hitam yang diparkir di depan rumah Widodo. Mobil itu terkena tembakan di bagian depan di bawah lampu sebelah kanan. Sejauh ini belum ada penjelasan dari polisi tentang siapa pemilik mobil.

Semakin sore, jumlah polisi yang berjaga-jaga di lokasi makin bertambah untuk mengamankan lokasi mengingat warga yang datang pun terus bertambah.





KOMPAS Sonya Helen Sinombor

View user profile

3 Noordin Tidak Meledakkan Diri on Thu Sep 17, 2009 5:44 pm

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Gembong teroris yang paling dicari di Indonesia yaitu Noordin M Top tewas karena tembakan polisi dalam penggerebekan di sebuah rumah di Jebres, Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/9). Noordin tidak meledakkan dirinya sendiri.

"Untuk Noordin, terjadi tembak menembak. Mereka berhasil kita lumpuhkan. Noordin meninggal karena tindakan tegas, tidak karena mereka meledakkan diri," jelas Kapolri Bambang Hendarso Danuri dalam keterangan persnya kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/9).

Kapolri menjelaskan, tim Densus 88 telah beberapa kali menyerukan agar para teroris yang berada di dalam rumah menyerah. Seruan polisi ini dijawab dengan tembakan dari dalam rumah. Polisi pun mengambil tindakan tegas.

Dijelaskan Kapolri, para teroris memiliki bom di dalam rumah yang siap untuk meledak. Tim Densus berhasil meledakkan bom-bom itu. "Jadi suara yang meledak keras dalam penggerebekan semalam itu berasal dari bom mereka yang berhasil kami atasi," jelas Bambang.

Dalam penggerebekan itu empat orang tewas dan tiga lainnya berhasil dibekuk hidup-hidup. Selain Noordin, korban tewas lain adalah Bagus Budi Pranoto alias Urwah, Susilo alias Adik, dan Ario Sudarso alias Aji.


BOB

View user profile

4 Kapolri: Densus Disambut Rentetan Tembakan on Thu Sep 17, 2009 5:44 pm

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri sempat disambut rentetan tembakan saat meminta para teroris menyerahkan diri. Para anggota Densus 88 itu kemudian mundur dan memberi peringatan agar mereka menyerah. Namun diabaikan sehingga terjadi tembak menembak.

"Sekitar pukul 12 (malam), anak-anak (densus 88) mendobrak pintu tapi disambut rentetan tembakan. Densus mundur dan memberi peringatan agar menyerah, namun mereka mengabaikan," ujar Kapolri Jenderal bambang Hendarso Danuti dalam keterangan pers-nya di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (17/9).

Saat tembak menembak itulah, sebuah sepeda motor yang berada di dalam rumah tertembak dan terbakar. Para tersangka teroris kemudian menyembunyikan diri di kamar mandi. Menjelang subuh, Densus 88 menjebol tembok dan melumpuhkan para tersangka teroris.

Selama peristiwa tersebut, polisi melarang wartawan dan penduduk mendekati lokasi kejadian.

BOB

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Post new topic  Reply to topic

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum