BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

Post new topic  Reply to topic

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 Presiden Minta Polri Tetap Waspada on Fri Sep 18, 2009 9:15 am

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Kabar tewanya gembong teroris Noordin M Top mendapat perhatian dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla. Dua pemimpinan negara ini memuji prestasi Polri dalam membekuk jaringan terorisme di Indonesia.
Namun, Presiden Yudhoyono mengingatkan prestasi itu harus ditindaklanjuti dengan pengingkatan kewaspadaan guna mengantisipasi adanya aksi balasan dari para pengikut Noordin. Instruksi itu disampaikan Presiden kepada jajaran Polri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (17/9) malam.

“Dengan lumpuhnya dua teroris di Asia Tenggara (Noordin dan Dr Azhari) tidak berarti sel organisasi yang bekerja di Indonesia lumpuh. Oleh karena itu masih perlu mewaspadai, menyiapkan langkah penanggulangan optimal seraya terus melakukan pengejaran terhadap pemimpin teroris yang lain,” kata Presiden.

Presiden mengaku bersyukur dan merasa senang atas terbunuhnya Noordin M Top dalam penggerebekan di Solo, Jawa Tengah. “Berkaitan dengan penanggulangan terorisme, hari ini ada kabar yang penting tentu patut kita syukuri,” ujarnya.

Prestasi ini, kata Presiden patut diapresiasi karena merupakan buah dari kerja keras Densus 88 Antiteror dan segenap lapisan masyarakat. “Dari kerja keras Polri maka pemimpin, master mind, arsitek, perekrut pembom bunuh diri, Noordin M Top berhasil ditangkap,” kata Presiden.

Kerja keras ini merupakan penantian selama delapan hingga sembilan tahun ulah dua warga Malaysia yang menjadi gembong teroris di Indonesia yaitu Noordin M Top dan Dr Azhari. “Mereka membuat runtuh citra positif kita di dunia internasional dan melumpuhkan perekonomian nasional,” sesal Presiden.
Senada dengan Presiden, Wapres Jusuf Kalla mengingatkan semua pihak, terutama Polri harus mengantisipasi sisa ideologi terorisme yang tersisa. “Ideologi yang menghalalkan bom bunuh diri, membunuh orang tak bersalah. Lalu menganggapnya sebagai jihad,” ujarnya.

Semua pihak, sambungnya, harus memastikan ideologi terorisme tidak berkembang subur di Indonesia. Terutama pemimpin umat untuk mengedukasi dan mendakwah ulang umat mereka. Biasanya kemudian menjadi pelajaran. Tetapi, bagi Kalla terpenting tertangkap atau terbunuh dulu. “Kita juga tidak mau ambil resiko,” imbuhnya.

Dr Azhari tewas dalam penggerebekan di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada Pada 9 November 2006. Adapun Noordin dipastikan tewas tadi malam atau dini hari tadi di Solo, Jawa Tengah, dalam baku tembak dengan Densus 88. (kmb4/010*BP)

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Post new topic  Reply to topic

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum