BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

Post new topic  Reply to topic

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Mataram - Dua wisatawan asing, Rachel Maria Craig (32) asal Irlandia dan Rene Poper (23) asal Belanda, tewas secara tragis setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan yang diduga dari Bali. Dari dua korban itu, satu tewas di TKP di Dusun Trawangan, Lombok Barat, Sabtu (30/5) dan lainnya tewas setelah sempat dirawat di ruang ICU RSU Mataram.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan Suara NTB, peristiwa tewasnya kedua wisatawan asing ini berawal setelah mereka menenggak miras yang diduga oplosan. Saat itu sore hari, keduanya tengah dalam perjalanan menyeberang dari Dusun Gili Meno menuju Gili Trawangan menggunakan boat sewaan milik Maun. Setibanya di Gili Trawangan, keduanya masih terlihat menenggak miras dimaksud hingga pukul 06.00 wita. 'Sampai sore mereka berdua masih minum minuman keras,' ujar Kepala Dusun Trawangan Zainudin yang ditemui di kamar jenazah RSU Mataram, Senin (1/6) kemarin.

Saat mereka menengak minuman tersebut, juga disaksikan oleh warga setempat, salah satunya H. Abdurahman. Usai menenggak miras oplosan, dengan kondisi tubuh sempoyongan keduanya lantas chek in di salah satu home stay setempat. Berselang dua jam, Rene kemudian keluar dengan wajah panik meminta tolong kepada warga. Rupanya saat itu teman kencannya tersebut tengah dalam keadaan sekarat. Warga pun berdatangan memberikan pertolongan. Namun sayang nyawanya tak dapat terselamatkan lagi.

'Waktu ditemukan posisinya tengah sekarat telentang di lantai,' tutur Zainudin. Ia kemudian meninggal sekitar pukul 23.00 wita. Sementara kondisi Rene sendiri saat itu terus memburuk. Jenazah Rachel dan Rene yang dalam keadaan kritis pun dievakuasi aparat Polres Lombok Barat ke RS Bhayangkara keesokan harinya sekitar pukul 08.00 wita. Jenazah kemudian disimpan dalam ruang jenazah. Sementara siang harinya, sekitar pukul 12.00 wita, Rene kembali dirujuk ke RSU Mataram dan dirawat di ruang ICU.

Setelah sempat mendapat perawatan sekitar tujuh jam, Rene juga turut mengembuskan napas terakhirnya. Tepatnya sekitar pukul 20.30 wita. Berita kematian korban kemudian dikoordinasikan ke pihak Kedubes Belanda melalui perwakilan di Mataram, Jacob Blom.

Jacob Blom yang ditemui saat mengurusi jenazah Rene di RSU Mataram tidak bersedia memberikan keterangan terkait tewasnya korban. Namun, berita duka ini telah disampaikan pihaknya ke pihak keluarga korban di Belanda. Untuk selanjutnya, jenazah almarhum akan dipulangkan ke Belanda untuk proses pemakaman.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB melalui Kasubbdit Publikasi Kompol Drs. Hj. Tribudi Pangastuti saat ditemui di ruang kerjanya Senin siang kemarin membenarkan adanya dua warga asing yang tewas tersebut. Sama seperti yang dituturkan saksi sebelumnya, keduanya tewas setelah menenggak arak.

Dikatakannya, menurut hasil pemeriksaan saksi-saksi, arak tersebut mereka beli di Bali. Kuat dugaan arak tersebut merupakan hasil oplosan yang sempat merenggut sejumlah korban jiwa. 'Namun itu masih kita selidik lebih lanjut,' ujarnya. (kmb) *BP

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Post new topic  Reply to topic

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum