1
Film Batman Dinilai Terlalu Sadis on Wed Jul 23, 2008 12:33 pm
Film Batman dalam seri "The Dark Knight" yang kini sedang diputar di Tanah Air -- termasuk di bioskop di Denpasar -- dinilai terlalu sadis. Hal ini dikatakan pemeran Batman sebelumnya, Adam West (79). Ia merasa film-film Batman yang sekarang terlalu banyak berisi adegan sadis dan mengumbar kekerasan.
Adam West, aktor yang memerankan Batman dalam serial TV era 1960-an, ini mengatakan bahwa franchise laris itu seharusnya lebih berfokus pada hubungan-hubungan pemainnya, bukan pada special effect dalam filmnya. "Mereka cuma melakukan tugas mereka dan melakukan apa yang mereka pikir bisa mendapatkan keuntungan besar," papar West sebagaimana ditulis situs Den of Geek.
West melanjutkan, "Tapi saat saya melihat film-film mereka, bagi saya itu terlalu sadis, terlalu ramai, dan mereka terlalu bergantung pada sound effects, score dan sebagainya." West menginginkan, dalam film-film seperti itu, dirinya ingin melihat hubungan yang lebih hangat. Kedekatan yang lebih bermakna dan sedikit komedi.
"Saya (sebagai tokoh Batman - red) bisa berkeliling dan membunuh belasan orang, namun saya juga harus tetap bisa menunjukkan sedikit rasa humor," kata pemeran superhero bertopeng dalam acara TV ABC selama 120 episode -- 1966 sampai 1968 -- ini.
Pecahkan Rekor
Terlepas dari pernyataan West itu, film "The Dark Knight" ini kini telah memecahkan rekor sebagai film laris atau box office akhir pekan yang diciptakan "Spider Man 3" pada tahun lalu. "The Dark Knight" meraih pemasukan dari penjualan karcis sebesar 155,3 juta dolar AS pada tiga hari pertama rilisnya di seluruh AS dan Kanada, sebagaimana dikabarakan distributor Warner Bros. Pictures, Senin (21/7).
Film yang kehadirannya amat ditunggu-tunggu dengan bintang mendiang aktor Heath Ledger sebagai Joker yang anarkis ini melampaui hasil penjualan tiket "Spider Man 3" yang mencapai 151,1 juta dolar AS pada akhir pekan pertamanya Mei 2007 lalu.
Para kritikus sebelumnya meramalkan pemasukan pembukaan film itu pada kisaran 100 juta dolar AS, suatu prediksi yang sangat meremehkan keranjingan para penggemar film di seluruh dunia terhadap Batman -- ksatria kelelawar itu. Film ini dirilis pada 18 Juli 2008 di Amerika, namun berbagai kontroversi telah menyelimuti film itu sejak awal 2008. Ini terkait dengan tewasnya Ledger akibat overdosis pada 22 Januari 2008.
Banyak orang berspekulasi, kematian Ledger erat berkaitan dengan perannya yang jahat dan anarkis sebagai Joker. Ia diduga mengalami depresi berat akibat karakter Joker yang amat kelam tersebut. Banyak kritikus film juga sudah menyatakan Ledger sangat layak memperoleh nominasi Oscar berkat aktingnya dalam film ini. (rtr/net/tin)
source: BP
Adam West, aktor yang memerankan Batman dalam serial TV era 1960-an, ini mengatakan bahwa franchise laris itu seharusnya lebih berfokus pada hubungan-hubungan pemainnya, bukan pada special effect dalam filmnya. "Mereka cuma melakukan tugas mereka dan melakukan apa yang mereka pikir bisa mendapatkan keuntungan besar," papar West sebagaimana ditulis situs Den of Geek.
West melanjutkan, "Tapi saat saya melihat film-film mereka, bagi saya itu terlalu sadis, terlalu ramai, dan mereka terlalu bergantung pada sound effects, score dan sebagainya." West menginginkan, dalam film-film seperti itu, dirinya ingin melihat hubungan yang lebih hangat. Kedekatan yang lebih bermakna dan sedikit komedi.
"Saya (sebagai tokoh Batman - red) bisa berkeliling dan membunuh belasan orang, namun saya juga harus tetap bisa menunjukkan sedikit rasa humor," kata pemeran superhero bertopeng dalam acara TV ABC selama 120 episode -- 1966 sampai 1968 -- ini.
Pecahkan Rekor
Terlepas dari pernyataan West itu, film "The Dark Knight" ini kini telah memecahkan rekor sebagai film laris atau box office akhir pekan yang diciptakan "Spider Man 3" pada tahun lalu. "The Dark Knight" meraih pemasukan dari penjualan karcis sebesar 155,3 juta dolar AS pada tiga hari pertama rilisnya di seluruh AS dan Kanada, sebagaimana dikabarakan distributor Warner Bros. Pictures, Senin (21/7).
Film yang kehadirannya amat ditunggu-tunggu dengan bintang mendiang aktor Heath Ledger sebagai Joker yang anarkis ini melampaui hasil penjualan tiket "Spider Man 3" yang mencapai 151,1 juta dolar AS pada akhir pekan pertamanya Mei 2007 lalu.
Para kritikus sebelumnya meramalkan pemasukan pembukaan film itu pada kisaran 100 juta dolar AS, suatu prediksi yang sangat meremehkan keranjingan para penggemar film di seluruh dunia terhadap Batman -- ksatria kelelawar itu. Film ini dirilis pada 18 Juli 2008 di Amerika, namun berbagai kontroversi telah menyelimuti film itu sejak awal 2008. Ini terkait dengan tewasnya Ledger akibat overdosis pada 22 Januari 2008.
Banyak orang berspekulasi, kematian Ledger erat berkaitan dengan perannya yang jahat dan anarkis sebagai Joker. Ia diduga mengalami depresi berat akibat karakter Joker yang amat kelam tersebut. Banyak kritikus film juga sudah menyatakan Ledger sangat layak memperoleh nominasi Oscar berkat aktingnya dalam film ini. (rtr/net/tin)
source: BP







