BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 Korupsi DPR Marak, Golput Membengkak on Mon Aug 04, 2008 12:42 pm

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Menjamurnya praktik korupsi di institusi DPR makin membuat kepercayaan rakyat hilang terhadap wakilnya di lembaga legislatif. Dampak dari semua itu, rakyat tidak peduli lagi dengan proses pemilu maupun pilkada untuk menentukan pemimpin maupun wakil rakyat untuk memperjuangkan nasibnya.

'Kita lihat di pilkada yang telah dilangsungkan. Terakhir di Jatim, tidak ada satu pasangan pun yang meraih 30 persen suara. Ini salah satu bukti masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan wakilnya,' kata Ketua DPR Agung Laksono dalam Musyawarah Kerja Wartawan Koordinatoriat MPR/DPR di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/Cool kemarin.

Agung berharap para anggota DPR di masa mendatang harus mampu mengubah citra buruk DPR agar kepercayaan rakyat meningkat kembali. Untuk itu, para anggota Dewan diharapkan mampu menunjukkan kepada rakyat bahwa masyarakat merasakan manfaat dari kinerja anggota Dewan pada Pemilu 2009. Jika para politisi partai politik dan calon anggota legislatif maupun di lembaga eksekutif tidak berbenah dan menumbuhkan kepercayaan rakyat maka golput akan makin marak lagi.

'Dari pernyataan Hamka Yamdu yang 52 orang anggota kita terlibat kasus aliran dana BI, lalu kasus pelecehan seksual yang bukan tanggung jawab anggota DPR. Itu sangat mencoreng dan mendegradasi upaya meningkatkan citra,' ujarnya.

Agung berharap, proses perekrutmen di partai politik dapat berubah dan tidak seperti dulu. Dalam hal ini, Agung yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar mengaku proses perekrutmen yang dilakukan partainya sudah berubah.

Menurutnya, dengan sistem perekrutan melalui mekanisme perekrutan yang bagus, maka anggota DPR maupun DPRD yang dihasilkanpun akan bagus. Dia meyakini citra DPR akan berangsur pulih kembali.

Menyinggung proses Pilkada Gubernur Jatim putaran kedua, Agung mengatakan tersingkirnya kandidat Partai Golkar dalam Pilgub Jatim membuat Partai Golkar harus mengalihkan dukungan suaranya. Agung memastikan, dukungan suara partai berlambang pohon beringin itu diberikan kepada pasangan Khofifah Indarparawansa dan Mudjiono (Kaji) yang dicalonkan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (kmb4)
source: BP

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum