BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

Post new topic  Reply to topic

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 Film "Red Cliff" on Mon Mar 02, 2009 10:43 am

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Lebih Berdasar pada Fakta Sejarah Cina

Sebuah film berjudul "Red Cliff", karya spektakuler sutradara kawakan John Woo, kini sedang diputar di bioskop di Denpasar. Film ini dibintangi Lin Chi-Ling, Takeshi Kaneshiro, Tony Leung, Zhang Fengyi, dan Chang Chen.

Film ini bertutur tentang Perdana Menteri Cao Cao (Zhang Fengyi) yang menjadi tangan kanan Kaisar Xian (Wang Ning) berusaha meyakinkan sang kaisar untuk menyerang Liu Bei (You Yong) dan Sun Quan (Chang Chen) di bagian Selatan Cina dengan alasan bahwa keduanya berusaha untuk merebut kekuasaan sang kaisar.

Dalam waktu singkat, tanpa mengalami kesulitan apa pun, tentara Cao Cao berhasil menggempur wilayah Liu Bei tanpa ada perlawanan yang berarti. Liu Bei dan beberapa orang yang berhasil menyelamatkan diri lalu melarikan diri. Sayangnya tentara Cao Cao berhasil menyusul Liu Bei dan anak buahnya.

Untungnya Zhang Fei (Zang Jinsheng) dan pasukannya datang membantu Liu Bei. Dengan bantuan Zhang Fei, rombongan Liu Bei berhasil meloloskan diri dari kepungan tentara Cao Cao walaupun Liu Bei harus kehilangan istrinya dalam pertempuran ini. Liu Bei kemudian mengutus orang kepercayaannya untuk pergi mencari bantuan ke Sun Quan. Setelah menimbang-nimbang segala kemungkinan, Sun Quan memutuskan membantu Liu Bei melawan Cao Cao.

Dalam pertempuran pertama, gabungan tentara Liu Bei dan Sun Quan berhasil mengalahkan tentara Cao Cao yang tak siap menghadapi gabungan dua pasukan ini. Namun Cao Cao belum sepenuhnya berhasil dilumpuhkan, pertempuran masih panjang dan akan menelan korban yang tak sedikit.

Berdasar Sejarah

Film ini adalah karya spektakuler sutradara kawakan John Woo. Kisahnya tak jauh dari "Three Kingdoms: Resurrection of The Dragon". Bedanya, "Red Cliff" diklaim lebih berdasar pada fakta sejarah ketimbang karya sastra. Panjangnya cerita sejarah ini membuat John Woo terpaksa menjadikan "Red Cliff" dua episode. Bisa jadi langkah ini cukup bijaksana karena menuangkan semua cerita dalam satu episode bisa berakibat hilangnya detail yang akhirnya membuat jalan cerita kehilangan kekokohannya.

Secara keseluruhan, film ini cukup enak untuk ditonton. Adegan-adegan pertarungan ala film Hongkong memang masih menarik untuk dinikmati. Koreografi pertarungan memang jadi menu utama kebanyakan film laga Asia. Konon, film berbiaya 80 juta AS ini adalah film Asia dengan biaya termahal dan sekaligus jadi film yang menandai come back-nya sutradara John Woo ke film Hongkong.

Film ini benar-benar menggemparkan perfilman Asia. Sempat diberitakan pada akhir 2008, film ini telah meraup total 302 juta Yuan (sekitar Rp 404 milyar) yang sekaligus melewati rekor yang sebelumnya dicatat film "Curse of the Golden Flower" (286 juta Yuan) sebagai film lokal tersukses sepanjang masa RRC.

Diputar pertama kalinya pada 10 Juli 2008, tanda-tanda kehebatan "Red Cliff" telah terlihat sejak awal ketika berhasil meraup 100 juta Yuan hanya dalam waktu 4 hari. Bahkan, salah seorang perwakilan dari China Film Group yang merupakan produser "Red Cliff" mengatakan bahwa bukan tidak mungkin film ini bakal memecahkan rekor film terlaris setempat yang dicatat oleh "Titanic" sebesar 360 juta Yuan.

Asal Hongkong

Sutradara "Red Cliff", John Woo -- kelahiran Guangzhou, China, 1 Mei 1946 -- juga dikenal sebagai produser, penulis dan juga aktor. Ia terkenal sebagai sutradara film action asal Hongkong yang telah mengarap sejumlah film spekakuler seperti "A Better Tomorrow" (1986), "The Killer" (1989) dan "Hard Boiled" (1992). Termasuk film arahannya dalam bahasa Inggris, "Hard Target" (1993), "Broken Arrow", "Face/Off" (1997) dan "Mission: Impossible" (2000).

Semula Woo bekerja sebagai tim untuk mendukung penulisan skenario film di Hongkong. Pada 1971, ia baru dipercaya menjadi asisten sutradara dan mengawali menjadi sutradara lewat film "The Young Dragons" (1974). Di film ini, ia bekerjasama dengan Jacky Chan, sebagai kareografernya. Woo makin terkenal saat sukses menyutradarai film komedi "Money Crazy" (1977). Baru pada 1993 Woo pindah ke Hollywood dan banyak dipercaya untuk menjadi sutradara film dunia. (roc/tin*BP)

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Post new topic  Reply to topic

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum