1
Dijadikan Tempat Mesum on Wed Jan 28, 2009 12:51 pm
Monumen Puputan Klungkung Dipasangi CCTV
Semarapura - Aksi mesum para ABG (anak baru gede) di tugu perjuangan (monumen) Puputan Klungkung makin menjadi-jadi. Tidak hanya malam, siang hari juga marak. Banyak di antara mereka menggunakan seragam sekolah (SMP, SMA). Padahal, pegawai Pemkab Klungkung yang risi melihat kenekatan ABG itu kerap menyorakinya. Satpol PP Pemkab Klungkung juga sering mengusir mereka. Namun, sama sekali tak digubris. Adegan tak senonoh tetap dilakukan di depan umum.
Tak ingin menomen perjuangan ternoda gara-gara mesum, Pemkab Klungkung akan memasang CCTV (closed-circuit television) untuk memantau aktivitas menyimpang para ABG tersebut. Monomen tersebut dibangun untuk menghormati pejuang sekaligus menginformasikan kepada generasi muda tentang bagaimana sejarah perjuangan (Puputan Klungkung).
Monitor CCTV akan dikendalikan Satpol PP dari pos jaga di kantor bupati. Hasil CCTV ini bisa dijadikan alat bukti melaporkan siswa-siswi yang berbuat tak senonoh ke sekolah dan orang tua masing-masing.
Kabag Umum Setda Klungkung, Komang Susana, Selasa (27/1) kemarin, mengungkapkan selain di Monumen Puputan sejumlah CCTV juga dipasang di kawasan sekitarnya. Di antaranya di gedung eks DPRD Klungkung (depan Pura Jagatnatha), di Kantor Lintibmas dan lainnya. 'Sedikitnya ada enam CCTV yang sudah terpasang di kawasan kantor bupati dengan biaya Rp 94 juta per tiga unit CCTV,' tandas Susana seraya menyebutkan biaya sebesar itu juga termasuk untuk pengadaan 3 unit kamera, 3 unit monitor dan software. (kmb20*BP)
Semarapura - Aksi mesum para ABG (anak baru gede) di tugu perjuangan (monumen) Puputan Klungkung makin menjadi-jadi. Tidak hanya malam, siang hari juga marak. Banyak di antara mereka menggunakan seragam sekolah (SMP, SMA). Padahal, pegawai Pemkab Klungkung yang risi melihat kenekatan ABG itu kerap menyorakinya. Satpol PP Pemkab Klungkung juga sering mengusir mereka. Namun, sama sekali tak digubris. Adegan tak senonoh tetap dilakukan di depan umum.
Tak ingin menomen perjuangan ternoda gara-gara mesum, Pemkab Klungkung akan memasang CCTV (closed-circuit television) untuk memantau aktivitas menyimpang para ABG tersebut. Monomen tersebut dibangun untuk menghormati pejuang sekaligus menginformasikan kepada generasi muda tentang bagaimana sejarah perjuangan (Puputan Klungkung).
Monitor CCTV akan dikendalikan Satpol PP dari pos jaga di kantor bupati. Hasil CCTV ini bisa dijadikan alat bukti melaporkan siswa-siswi yang berbuat tak senonoh ke sekolah dan orang tua masing-masing.
Kabag Umum Setda Klungkung, Komang Susana, Selasa (27/1) kemarin, mengungkapkan selain di Monumen Puputan sejumlah CCTV juga dipasang di kawasan sekitarnya. Di antaranya di gedung eks DPRD Klungkung (depan Pura Jagatnatha), di Kantor Lintibmas dan lainnya. 'Sedikitnya ada enam CCTV yang sudah terpasang di kawasan kantor bupati dengan biaya Rp 94 juta per tiga unit CCTV,' tandas Susana seraya menyebutkan biaya sebesar itu juga termasuk untuk pengadaan 3 unit kamera, 3 unit monitor dan software. (kmb20*BP)







