BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 Harus, Ibu Prioritaskan Waktu untuk Anak on Mon Mar 23, 2009 2:55 pm

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
WANITA bekerja sering dianggap tidak becus mengurus anak. Artinya, mereka dianggap lebih mementingkan karier daripada mengurus anak. Padahal, kebanyakan alasan wanita bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan anak.

Psikolog sekaligus pemerhati anak Melly Kiong mengatakan, alasan bekerja atau berkarier bagi wanita yang sudah berkeluarga berbeda-beda. Artinya, ada yang bekerja karena harus membantu suami untuk memperoleh pendapatan. Atau, untuk mengantisipasi kondisi terburuk, misalnya suami di-PHK sehingga harus menggantikan posisi sebagai pencari nafkah, atau terpaksa harus menjadi orangtua tunggal akibat perceraian.

"Wanita memang berada di posisi sulit. Tapi, kalau kita bisa melakukan dua peran tersebut secara seimbang, ya lakukan saja asal diizinkan suami," jelas penulis buku "Siapa Bilang Ibu Bekerja Tidak Bisa Mendidik Anak dengan Baik" ini.

Melly juga mengatakan, saat ini dirinya juga ibu rumah tangga sekaligus wanita karier. "Waktu bersama dengan anak-anak merupakan impian setiap ibu, tapi jika kita dihadapkan kondisi yang memaksa untuk menambah penghasilan itu yang agak sulit. Karena itu, jika harus menggunakan jasa pengasuh anak, maka harus diketahui asal-usulnya," papar Melly.

Dikatakan Melly, seorang ibu wanita bekerja juga harus menanamkan IQ (Intelligence Quotient), kecerdasan emosi atau EQ (Emotional Quotient) serta kecerdasan sosial atau SQ (Social Quotient). "EQ, SQ, dan IQ ikut berperan besar dalam membangun mentalitas anak supaya lebih siap dan lebih kuat dalam menghadapi tantangan hidup. Caranya, sediakan waktu 10 menit untuk membacakan dongeng sebelum tidur. Dan, temani saat anak Anda bermain sepeda di sekitar rumah," sebutnya.

Membagi Waktu

Hal sama juga diungkapkan penyanyi Shelomita yang punya tiga anak. Dia menuturkan, profesinya yang tidak punya jam kerja tetap membuat dirinya harus pintar-pintar membagi waktu. "Tetapi, sebanyak-banyaknya saya meluangkan waktu di luar rumah, saya tetap memprioritaskan untuk mengurus anak," tuturnya saat menjadi pembicara dalam sebuah seminar, beberapa waktu lalu.

Mita -- panggilan akrab Shelomita -- juga menjelaskan banyak konsekuensi yang diterimanya saat harus meninggalkan anak untuk bekerja. Entah itu tidak tega melihat anak menangis saat berangkat kerja, atau menjadi rewel karena minta diperhatikan lebih. Tidak perlu repot menangani hal tersebut, berikan pengertian pada anak.

"Saya setidaknya menelepon anak-anak satu jam sekali saat sedang bekerja. Atau membantu mengerjakan tugas-tugasnya via telepon. Sekaligus juga memberi pengertian bahwa mama bekerja untuk kalian," ucapnya seraya menambahkan, bertemu anak-anak di rumah dengan kualitas atau mutu yang baik seperti kualitas interaksi dan komunikasinya maksimal, maka hal tersebut malah mencetak anak-anak yang tangguh.

Sementara itu, Melly menambahkan, wanita yang sibuk berkarier tetap bisa mengendalikan pendidikan anak-anaknya di rumah dengan sistem dan aturan yang jelas. Memang, tidak bisa dimungkiri bahwa ada rasa bersalah karena orangtua sudah meninggalkan anak-anak untuk bekerja. Dan, bagi sebagian wanita karier, perasaan bersalahnya itu justru diperbesar sendiri.

Akibatnya, si wanita karier ini memberikan kompensasi atas rasa bersalahnya itu dengan cara memanjakan anak-anaknya. "Padahal, sikap mengkompensasi rasa bersalah dengan kemudahan dan pemanjaan ini justru secara tidak langsung telah memberikan efek negatif dalam perkembangan mental si anak. Karena itu, berikan pengertian kepada anak-anak," paparnya.

Selanjutnya, Melly juga mengingatkan, waktu bertemu anak boleh sedikit minimalis, tapi kondisinya harus selalu menyenangkan dan berkualitas. (sdo/okz/tin)

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum