1
Auris dan Avenzis Hybrid Toyota Berikutnya on Mon Jul 20, 2009 1:19 pm
Sukses menjadi market leader di segmen kendaraan hybrid dan sebagai produksi terbanyak 2008 dengan total 9,85 juta unit (melampaui GM) dan ini menjadi rekor baru, Toyota mulai menerapkan kebijakan. Seperti prestasi yang telah diraih sekarang ini. Apa kebijakan tersebut?
Menjelang akhir pekan lalu, TMC memutuskan akan memproduksi kendaraan hibrida di Eropa dengan model baru untuk pertama kali, mulai tahun depan. Trus, beberapa negara sudah ditetapkan sebagai produksi kendaraan hybrid sesuai untuk suplai regionnya.
Thailand dan Inggris
Langkah ini untuk mendorong Toyota lebih ke depan sebagai pemimpin, baik dari segi pemasaran maupun pembuat kendaraan hybrid. Memang, dari total penjualan global, kendaraan hibrida baru menguasai 5%. Namun, peminatnya terus bergerak naik dan dengan diproduksinya di beberapa negara bisa menekan biaya produksi dan juga harga mobil pun bisa lebih murah.
Akhirnya, TMC menunjuk Inggris masuk dalam jajaran produksi kendaraan ramah lingkungan itu. Dimulai pada 2010 dan pihak prinsipal sudah menganggarkan dana sebesar 3 miliar yen.
Inggris tercatat sebagai negara kelima di luar Jepang sebagai basis produksi hybrid untuk tujuan pasar negara-negara Eropa. Negara lainnya, China dan Amerika, kemudian Australia yang ditargetkan awal 2010. Nah, di Inggris sendiri sudah ditetapkan di Burnaston.
Untuk mesin mobil akan disuplai dari pabrik di Deeside. Urusan komponen seperti baterai dan motor listrik disuplai dari Jepang yang dikirim via kapal. Pihak manajemen, menurut kantor berita AP belum mennyebutkan kapasitas produksinya, tapi Burnaston sanggup memproduksi 285.000 kendaraan setahun.
Selain keempat pabrik tersebut, satu lagi di Thailand yang akan mulai berproduksi paling cepat akhir Juli ini.Tapi, untuk sementara yang diproduksi di negeri seribu Pagoda itu bukan Prius. TMC menyerahkan unit mid-size sedan Toyota Camry.
Keputusan terakhir dari TMC untuk memproduksi di Inggris tak lain mengikuti sebuah strategi dari pimpinan Toyota yang baru, Akio Toyoda untuk memasarkan hybrid di Eropa. Karena, masyarakat di sana, katanya butuh kendaraan yang irit dan ekonomis ketimbang membeli mobil bermesin diesel.
Sekarang ini, Toyota unggul di soal mesin kombinasi motor listrik dan bahan bakar. Termasuk juga permintaan akan kendaraan dengan emisi yang rendah di Eropa dengan harga yang murah. Tanpa langkah dan keberanian, tak mungkin Toyota bisa mencapai ambisinya menembus 1.000.000 unit yang dicapai dalam satu dekade. Dan tahun lalu berhasil mencatat angka penjualan sebanyak 429.600 unit.
Auris
Untuk produksi di Inggris itu, TMC menyodorkan Toyota Auris. Penunjukkan sedan subkompak hacthback ini sudah digosipkan pertengahan tahun lalu. Konon, katanya malah akan diproduksi pada tahun ini dan akan dipajang pada Frankfurt Motor Show 2009 yang berlangsung September mendatang.
Mengenai mesin, Auris ini akan menggendong dapur pacu berkapasitas 1.800 cc dengan tenaga 98 dk dilengkapi dengan genarator listrik sebesar 80 dk.
Dipilihnya Auris karena model kedua populer setelah Yaris. Tahun lalu, total penjualannya mencapai 163.000 unit dari total keseluruhan untuk Eropa sebanyak 1,12 juta unit.
Selain Auris, Toyota juga tengah mempersiapkan kendaraan hybrid lainnya dari model mid-size sedan Avenzis dan station wagon yang belum dibocorkan.
Menjelang akhir pekan lalu, TMC memutuskan akan memproduksi kendaraan hibrida di Eropa dengan model baru untuk pertama kali, mulai tahun depan. Trus, beberapa negara sudah ditetapkan sebagai produksi kendaraan hybrid sesuai untuk suplai regionnya.
Thailand dan Inggris
Langkah ini untuk mendorong Toyota lebih ke depan sebagai pemimpin, baik dari segi pemasaran maupun pembuat kendaraan hybrid. Memang, dari total penjualan global, kendaraan hibrida baru menguasai 5%. Namun, peminatnya terus bergerak naik dan dengan diproduksinya di beberapa negara bisa menekan biaya produksi dan juga harga mobil pun bisa lebih murah.
Akhirnya, TMC menunjuk Inggris masuk dalam jajaran produksi kendaraan ramah lingkungan itu. Dimulai pada 2010 dan pihak prinsipal sudah menganggarkan dana sebesar 3 miliar yen.
Inggris tercatat sebagai negara kelima di luar Jepang sebagai basis produksi hybrid untuk tujuan pasar negara-negara Eropa. Negara lainnya, China dan Amerika, kemudian Australia yang ditargetkan awal 2010. Nah, di Inggris sendiri sudah ditetapkan di Burnaston.
Untuk mesin mobil akan disuplai dari pabrik di Deeside. Urusan komponen seperti baterai dan motor listrik disuplai dari Jepang yang dikirim via kapal. Pihak manajemen, menurut kantor berita AP belum mennyebutkan kapasitas produksinya, tapi Burnaston sanggup memproduksi 285.000 kendaraan setahun.
Selain keempat pabrik tersebut, satu lagi di Thailand yang akan mulai berproduksi paling cepat akhir Juli ini.Tapi, untuk sementara yang diproduksi di negeri seribu Pagoda itu bukan Prius. TMC menyerahkan unit mid-size sedan Toyota Camry.
Keputusan terakhir dari TMC untuk memproduksi di Inggris tak lain mengikuti sebuah strategi dari pimpinan Toyota yang baru, Akio Toyoda untuk memasarkan hybrid di Eropa. Karena, masyarakat di sana, katanya butuh kendaraan yang irit dan ekonomis ketimbang membeli mobil bermesin diesel.
Sekarang ini, Toyota unggul di soal mesin kombinasi motor listrik dan bahan bakar. Termasuk juga permintaan akan kendaraan dengan emisi yang rendah di Eropa dengan harga yang murah. Tanpa langkah dan keberanian, tak mungkin Toyota bisa mencapai ambisinya menembus 1.000.000 unit yang dicapai dalam satu dekade. Dan tahun lalu berhasil mencatat angka penjualan sebanyak 429.600 unit.
Auris
Untuk produksi di Inggris itu, TMC menyodorkan Toyota Auris. Penunjukkan sedan subkompak hacthback ini sudah digosipkan pertengahan tahun lalu. Konon, katanya malah akan diproduksi pada tahun ini dan akan dipajang pada Frankfurt Motor Show 2009 yang berlangsung September mendatang.
Mengenai mesin, Auris ini akan menggendong dapur pacu berkapasitas 1.800 cc dengan tenaga 98 dk dilengkapi dengan genarator listrik sebesar 80 dk.
Dipilihnya Auris karena model kedua populer setelah Yaris. Tahun lalu, total penjualannya mencapai 163.000 unit dari total keseluruhan untuk Eropa sebanyak 1,12 juta unit.
Selain Auris, Toyota juga tengah mempersiapkan kendaraan hybrid lainnya dari model mid-size sedan Avenzis dan station wagon yang belum dibocorkan.







