1
Semua Tentang Futsal on Fri Aug 14, 2009 9:06 am

Selama tiga hari, 7-9 Agustus 2009, MuDAers dimanjakan acara bertema futsal. Project MuDA kali ini berupa workshop dan kompetisi futsal buat putabuers se-Jabodetabek. Namanya, futsal ”Kompas MuDA Britama Junio”. Acara ini berlangsung di Binus International School, Simprug, Jakarta Selatan.
Panitia cukup heboh mempersiapkan acara ini karena inilah pengalaman pertama kita dalam membikin acara olahraga. Tetapi kita bekerja dengan penuh semangat karena sebagian dari panitia memang pencinta futsal, he-he-he....
Setelah persiapan selama dua minggu, hajatan futsal terlaksana mulai Jumat (7/9) siang. Hari ini, putabuers mengikuti workshop yang menampilkan pelatih tim nasional futsal Indonesia, Justinus Lhaksana dan presenter Ricky Jo. Mereka datang satu jam sebelum acara dimulai dan bela-belain shalat Jumat di musala Binus International School.
Puput, Fondah, dan Ade yang bertugas buat ngeregistrasi sempat kelimpungan menghadapi serbuan mendadak peserta workshop. Antrean panjang memenuhi lantai delapan sekolah ini.
Joko, Irul, Febri, dan Wina juga kudu bolak-balik nganterin konsumsi untuk peserta. Aqsa dan Firos ribet ngurusin goodie bag buat peserta. Yogi dan Pandu stand by di bagian sound, sedangkan duet Raindy-Daniel harap-harap cemas akan jadwal acara.
Serunya, kalo Kompas MuDA ngadain workshop, peserta gak hanya mendapat tambahan informasi dan kenalan baru, tetapi juga hiburan. Kali ini panitia mengundang band Morgen bis Abend dan SORE.
Selain itu, bisa dipastikan peserta pulang bawa berbagai hadiah. Sebab, di sini juga ada kuis dan games yang hadiahnya disediakan Kompas MuDA, BRI, dan Puma. Asyiknya lagi, di sela-sela workshop, peserta juga dibagiin Vitazone.
Pada akhir acara, ke-16 tim yang lolos seleksi futsal Kompas MuDA Britama Junio, yakni SMAN 21, SMAN 32, SMK Strada, SMA Muhammadiyah 15, SMAN 9, SMA BHK Bogor, SMA Ketapang 1, SMA Mardi Yuana Depok, Global Islamic School, SMAN 63, Binus International School Simprug, Binus International School Serpong, SMAN 5 Bekasi, SMA 12, SMA Harapan Jaya, dan SMAN 112, wajib ikut technical meeting untuk pertandingan esoknya, Sabtu (8/
Panitia yang bertugas sebagai liaison officer adalah Dyka, Fondah, Fitri, Hendra, Fandi, Anggra, Bagus, dan Febri. Mereka siap mendampingi setiap tim.
Mulainya kompetisi
Sabtu (8/9) dimulailah kompetisi futsal. Gara-gara evaluasi hari pertama, panitia bertekad memaksimalkan sumber daya yang ada supaya kompetisi berjalan lancar. Sayang, sang ketua, Aqsa, sedang gak fit. Suaranya tiba-tiba menghilang. Jadilah dia berkomunikasi dengan menulis di notes hiks hiks....
Tim peserta mulai berdatangan sejak pukul 07.30. Rombongannya rame karena bawa suporter juga. Soalnya, ada iming-iming pemilihan Best Supporter bagi tim dengan suporter terheboh. Hadiahnya? Rp 500.000!
Pembukaan kompetisi pukul 09.30 ditandai dengan ke-16 tim memasuki lapangan, lengkap dengan papan nama dan berbaris di tengah lapangan. Saat Pandu membacakan janji atlet, peserta kompetisi mengikuti dan berjanji untuk bertanding secara sportif.
School Principal Binus International Simprug Peter Matthew Saidi memberi sambutan. Acara pembukaan ditutup dengan pemukulan gong oleh Peter dan Tarrence Palar dari Kompas MuDA.
Pertandingan pertama mempertemukan tim Binus International School Simprug dengan SMK Strada. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1, jadi kedua tim harus adu penalti. Maka, Binus Simprug yang menang dengan skor 5-4.
Yogi, Alfian, dan Dyka secara bergantian menjadi komentator. Mereka bikin suasana makin ramai. Teriakan para suporter juga bikin lapangan sesaat bergetar.
Kompetisi gak melulu diisi pertandingan futsal, tetapi diselingi hiburan menarik, modern dance. Semuanya jadi makin bersemangat menonton tarian dari siswi Binus Simprug itu.
Ada juga friendly match yang diikuti perwakilan Britama Junio, papa Kompas dan Kompas MuDA. Tim Kompas MuDA yang terdiri dari para panitia gak mau kalah unjuk kebolehan. Sayang, tim panitia kalah dengan papa Kompas. Namanya juga bertanding lawan orangtua sendiri ya... he-he-he...
Pertandingan ditutup penampilan Binus Serpong melawan SMAN 32 Jakarta yang dimenangi SMAN 32 dengan skor 4-1. Delapan tim yang lolos ke babak berikutnya: Binus Simprug, SMAN 21, SMAN 12, SMA Mardi Yuana Depok, SMAN 112, SMA Muhammadiyah 15, Global Islamic School, dan SMAN 32.
Akhir yang manis
Hari ketiga (9/
Setelah puas menonton pertandingan, lagi-lagi penampilan modern dance memanaskan suasana. Kali ini gak hanya satu, tetapi ada dua grup modern dance yang siap bikin semangat peserta bergelora, yakni Alse dari SMAN 8 dan Salzeus dari SMAN 71 Jakarta.
Selain modern dance, ada juga penampilan Free Style Indonesia yang memamerkan keahlian mereka bermain dengan si kulit bundar.
Sampailah tersisa empat tim, yakni SMAN 21, SMAN 32, SMAN 12, dan SMA Muhammadiyah 15. Pertandingan berlangsung ketat. Jelas, semua tim pengin masuk final. Siapa yang gak ngiler dengan hadiah utama Rp 5.000.000 plus sepatu Puma?
Ehm, tim yang beruntung masuk final adalah SMAN 12 dan SMA Muhammadiyah 15. Pertandingan final bener-bener seru. SMA Muhammadiyah 15 sempat memimpin di menit-menit awal. Skill para pemain dari kedua tim sungguh mengesankan.
Gak heran kalo pertandingan berjalan dengan tempo cepat. SMAN 12 berhasil mengejar ketertinggalan dari lawan. Ketika wasit dari Badan Futsal Nasional (BFN) meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor imbang 3-3.
Adu penalti tak terelakkan. Saking tangguhnya kedua tim, adu penalti pun berakhir imbang. Jalan terakhir,
undian koin: tim SMAN 12 sebagai penendang dan tim Muhammadiyah 15 menjadi penjaga gawang.
Akhirnya, tendangan Boby dari SMAN 12 berhasil ditahan Syari’i, kiper SMA Muhammadiyah 15. SMA Muhammadiyah 15 pun menang dan berhak atas hadiah utama Rp 5.000.000 dan sepatu Puma.
Tapi, tim yang kalah juga dapat hadiah dong. SMAN 12 kebagian hadiah Rp 3.000.000 dan sepatu futsal. Hendra dari SMAN 12 berhasil menjadi Top Scorer. Faisal yang juga dari SMAN 12 dinobatkan sebagai Best Player. Keduanya berhak atas hadiah Rp 500.000 dan sepatu.
Bagi suporter yang datang buat menyemangati tim sekolahnya juga kebagian hadiah. Suporter SMAN 63 menjadi juara I Best Supporter, juara II dan III diraih SMAN 12 dan SMAN 32. Setiap pemenang mendapatkan hadiah Rp 500.000, Rp 300.000 (voucher toko buku Gramedia) dan Rp 200.000 (voucher Gramedia)
Setelah capek bertanding seharian, kita dihibur band Twentyfirst Night. Kelima cowok yang mengusung aliran organik ini memainkan lagu dari album perdana, Di Atas Awan.
Gak cuma nyanyi, mereka juga menantang sang juara, SMA Muhammadiyah 15 buat tanding futsal. Tim SMA Muhammadiyah yang kepalang capek dikalahkan Twentyfirst Night 2-3.
Twentyfirst Night pun kembali tampil membawakan hits mereka, ”Tergila” dan lagu lama, ”September”. Sampai ketemu di futsal Kompas MuDA tahun depan ya....
Panitia Futsal: FIKRI, ANGGRA, JOKO, WINA








