1
Mazda Incar Pasar Mobil Indonesia on Fri Sep 04, 2009 9:26 am
Hiroshima, Kompas - Produsen mobil Mazda Motor Corporation menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebanyak 10.000 unit per tahun, pada akhir tahun depan atau selambatnya dalam dua tahun mendatang. Mobil Mazda 2, yang akan dipasarkan mulai tahun ini, diharapkan mampu mendongkrak angka penjualan itu.
Demikian dikatakan Yuji Nakamine, Managing Executive Officer and General Manager of Overseas Sales Division Mazda Motor Corporation, Kamis (3/9), seusai memaparkan desain Mazda 2 sekaligus memperlihatkan pabrik Mazda di pusat kota Hiroshima, Jepang.
”Sebelumnya, Mazda hanya memusatkan penjualan di Amerika Utara, Eropa, dan Jepang. Mulai kini Mazda akan menggarap pasar Asia Pasifik,” kata Nakamine. Menurut dia, produsen mobil seperti Toyota juga telah memetik laba dari Asia Tenggara sehingga Mazda harus mulai fokus ke pasar regional.
Di Indonesia, penjualan Mazda masih minim. Tahun 2008, Mazda menjual sekitar 2.200 unit, atau naik 68 persen dibanding tahun 2007. Padahal, setidaknya, 650.000 unit mobil terjual per tahun di Indonesia.
Sementara itu, agen tunggal pemegang merek (ATPM) Daihatsu terus berupaya mendongkrak penjualan, termasuk memanfaatkan momentum Idul Fitri. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memperkenalkan paket penjualan khusus berupa bunga rendah, uang muka ringan mulai dari 10 persen, serta penawaran pengembalian tunai (cashback).
Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra dalam ”Customer Appreciation Night” di Jakarta, Kamis malam, mengatakan, ”Untuk mendongkrak pasar, kami masih melakukan subsidi bunga sesuai varian mobilnya antara 3,5-10 persen bunga sehingga perbankan tertarik memfasilitasi pemberian kredit.”
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Daihatsu bulan Agustus mencapai 7.299 unit atau naik 15,3 persen dibandingkan Juli 2009. Daihatsu menempati posisi kedua, setelah Toyota sebanyak 18.403 unit. (HARYO DAMARDONO dari Hiroshima, Jepang/OSA)
Demikian dikatakan Yuji Nakamine, Managing Executive Officer and General Manager of Overseas Sales Division Mazda Motor Corporation, Kamis (3/9), seusai memaparkan desain Mazda 2 sekaligus memperlihatkan pabrik Mazda di pusat kota Hiroshima, Jepang.
”Sebelumnya, Mazda hanya memusatkan penjualan di Amerika Utara, Eropa, dan Jepang. Mulai kini Mazda akan menggarap pasar Asia Pasifik,” kata Nakamine. Menurut dia, produsen mobil seperti Toyota juga telah memetik laba dari Asia Tenggara sehingga Mazda harus mulai fokus ke pasar regional.
Di Indonesia, penjualan Mazda masih minim. Tahun 2008, Mazda menjual sekitar 2.200 unit, atau naik 68 persen dibanding tahun 2007. Padahal, setidaknya, 650.000 unit mobil terjual per tahun di Indonesia.
Sementara itu, agen tunggal pemegang merek (ATPM) Daihatsu terus berupaya mendongkrak penjualan, termasuk memanfaatkan momentum Idul Fitri. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memperkenalkan paket penjualan khusus berupa bunga rendah, uang muka ringan mulai dari 10 persen, serta penawaran pengembalian tunai (cashback).
Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra dalam ”Customer Appreciation Night” di Jakarta, Kamis malam, mengatakan, ”Untuk mendongkrak pasar, kami masih melakukan subsidi bunga sesuai varian mobilnya antara 3,5-10 persen bunga sehingga perbankan tertarik memfasilitasi pemberian kredit.”
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Daihatsu bulan Agustus mencapai 7.299 unit atau naik 15,3 persen dibandingkan Juli 2009. Daihatsu menempati posisi kedua, setelah Toyota sebanyak 18.403 unit. (HARYO DAMARDONO dari Hiroshima, Jepang/OSA)







