1
Menurun, Kunjungan ke Pasar Seni Sukawati on Tue Dec 30, 2008 1:59 pm
Gianyar - Di tengah ingar-bingarnya menyambut datangnya tahun baru 2009, ternyata kunjungan wisatawan ke pasar seni justru menurun alias tidak seramai dengan kunjungan tahun-tahun sebelumnya. Sepanjang liburan menjelang tahun baru sekarang, terjadi penurunan angka wisatawan yang datang ke Pasar Seni Sukawati.
Kepala Pasar Seni Sukawati, I Nengah Nama Artawa, Senin (29/12) kemarin mengatakan penurunan pengunjung mencapai 5 persen dari tahun sebelumnya. Jika menjelang perayaan tahun baru 2008 (Desember 2007), estimasi kunjungan wisatawan yang datang ke pasar seni meningkat 25 persen dari kunjungan hari-hari biasanya sebanyak 500 orang.
Namun, menjelang akhir Desember 2008 (menjelang tahun 2009), angka kunjungan malah turun lima persen atau 20 persen dari kunjungan hari-hari biasanya. 'Kondisi ini tak terlepas dari ancaman krisis ekonomi yang terjadi,' katanya.
Nengah Nama Artawa menerangkan, jika tahun lalu sejak pagi kunjungan wisatawan sudah tampak ramai. Namun kini, kunjungan wisatawan mulai tampak ramai ketika waktu menunjukkan pukul 11.00 wita.
Dengan menurunnya angka kunjungan wisatawan pada liburan menjelang tahun baru sekarang, secara langsung juga berdampak pada menurunya penjualan para pedagang. Namun, kalau dibandingkan dengan hari biasa, penjualan pedagang di Pasar Seni Sukawati pada liburan akhir tahun kali jelas mengalami peningkatan.
Ini karena wisatawan yang datang merupakan wisatawan belanja. Jika hari biasa, ramainya kunjungan ke Pasar Seni Sukawati kebanyakan merupakan wisatawan pelajar. Mereka dalam hal ini kebanyakan datang untuk berekreasi. Untuk pembelian oleh-oleh lebih kecil dibandingkan liburan tahun baru yang kebanyakan bersama keluarga untuk membeli kenang-kenangan dari Bali.
Sementara, meski mengalami penurunan kunjungan wisdom dibandingkan akhir tahun 2007, kondisi Pasar Seni Sukawati yang menampung pedagang 770 orang itu tetap terkesan ramai. Areal parkir yang masih menjadi masalah klasik, dipenuhi oleh kendaraan pelat luar Bali. Bahkan, kendaraan yang parkir pun membludak hingga mencapai radius satu km dari pusat parkir dan memenuhi badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas merayap, dan sesekali mengalami kemacetan. (kmb16*BP)
Kepala Pasar Seni Sukawati, I Nengah Nama Artawa, Senin (29/12) kemarin mengatakan penurunan pengunjung mencapai 5 persen dari tahun sebelumnya. Jika menjelang perayaan tahun baru 2008 (Desember 2007), estimasi kunjungan wisatawan yang datang ke pasar seni meningkat 25 persen dari kunjungan hari-hari biasanya sebanyak 500 orang.
Namun, menjelang akhir Desember 2008 (menjelang tahun 2009), angka kunjungan malah turun lima persen atau 20 persen dari kunjungan hari-hari biasanya. 'Kondisi ini tak terlepas dari ancaman krisis ekonomi yang terjadi,' katanya.
Nengah Nama Artawa menerangkan, jika tahun lalu sejak pagi kunjungan wisatawan sudah tampak ramai. Namun kini, kunjungan wisatawan mulai tampak ramai ketika waktu menunjukkan pukul 11.00 wita.
Dengan menurunnya angka kunjungan wisatawan pada liburan menjelang tahun baru sekarang, secara langsung juga berdampak pada menurunya penjualan para pedagang. Namun, kalau dibandingkan dengan hari biasa, penjualan pedagang di Pasar Seni Sukawati pada liburan akhir tahun kali jelas mengalami peningkatan.
Ini karena wisatawan yang datang merupakan wisatawan belanja. Jika hari biasa, ramainya kunjungan ke Pasar Seni Sukawati kebanyakan merupakan wisatawan pelajar. Mereka dalam hal ini kebanyakan datang untuk berekreasi. Untuk pembelian oleh-oleh lebih kecil dibandingkan liburan tahun baru yang kebanyakan bersama keluarga untuk membeli kenang-kenangan dari Bali.
Sementara, meski mengalami penurunan kunjungan wisdom dibandingkan akhir tahun 2007, kondisi Pasar Seni Sukawati yang menampung pedagang 770 orang itu tetap terkesan ramai. Areal parkir yang masih menjadi masalah klasik, dipenuhi oleh kendaraan pelat luar Bali. Bahkan, kendaraan yang parkir pun membludak hingga mencapai radius satu km dari pusat parkir dan memenuhi badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas merayap, dan sesekali mengalami kemacetan. (kmb16*BP)







