1
Lulusan PNB Banyak Terima Tawaran Bekerja ke LN on Mon Oct 05, 2009 3:49 pm
Politeknik Negeri Bali (PNB) sukses menjadi lembaga pendidikan vocational yang mencetak SDM siap bekerja. Buktinya lulusan PNB banyak mendapat tawaran bekerja ke luar negeri (LN) khususnya Timteng.
Direktur PNB Ir. Putu Dana Pariawan Salain,M.Sc.,MIHT, usai mewisuda 392 lulusan ahli madya, Senin (5/10 mengungkapkan sejumlah perusahaan di Timteng melakukan rekrutment terhadap mahasiswa dan lulusan PNB. Namun setelah dinyatakan lulus mereka tak mengundurkan diri dengan alasan terlalu jauh dari rumah. Padahal dari segi kompetensi dan kemampuan bahasa mereka telah memenuhi standar internasional. ‘’Sejumlah perusahaan di Kuwait juga berminat menawarkan pekerjaan kepada lulusan PNB, namun sepi peminat dengan alasan jauh dari rumah,’’ujarnya.
Kelemahan budaya masyarakat Bali ini, kata Putu Dana Pariawan Salain yang perlu kita ubah secara perlahan. Alasannya, PNB ke depan akan siap bersaing sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memiliki standar kualitas internasional.
Untuk mendukung program tersebut, PNB kini sudah menjalin 12 kerjasama internasional. Di antaranya mengirim empat dosen mengikuti double degree magister terapan di UI dan Prancis. PNB mengadakan pertukaran mahasiswa dan dosen dengan Singapura, Thailand dan Jerman.
PNB, kata dia, juga melaksanakan progam darmasiswa dimana sejumlah mahasiswa asing mempelajari budaya dan bahasa di PNB. Sementara trainning ke Singapura terus dijalankan karena sebagian besar lulusan PNB direkrut di Sungapura. Untuk itu PNB kini membangun gedung Community Development Centre dan lab bahasa. Di samping itu untuk membantu menyalurkan lulusan, PNB membuka bursa kerja, Job Placement Centre yang direspons positif kalangan industri.(025)
sumber: Balipost
Direktur PNB Ir. Putu Dana Pariawan Salain,M.Sc.,MIHT, usai mewisuda 392 lulusan ahli madya, Senin (5/10 mengungkapkan sejumlah perusahaan di Timteng melakukan rekrutment terhadap mahasiswa dan lulusan PNB. Namun setelah dinyatakan lulus mereka tak mengundurkan diri dengan alasan terlalu jauh dari rumah. Padahal dari segi kompetensi dan kemampuan bahasa mereka telah memenuhi standar internasional. ‘’Sejumlah perusahaan di Kuwait juga berminat menawarkan pekerjaan kepada lulusan PNB, namun sepi peminat dengan alasan jauh dari rumah,’’ujarnya.
Kelemahan budaya masyarakat Bali ini, kata Putu Dana Pariawan Salain yang perlu kita ubah secara perlahan. Alasannya, PNB ke depan akan siap bersaing sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memiliki standar kualitas internasional.
Untuk mendukung program tersebut, PNB kini sudah menjalin 12 kerjasama internasional. Di antaranya mengirim empat dosen mengikuti double degree magister terapan di UI dan Prancis. PNB mengadakan pertukaran mahasiswa dan dosen dengan Singapura, Thailand dan Jerman.
PNB, kata dia, juga melaksanakan progam darmasiswa dimana sejumlah mahasiswa asing mempelajari budaya dan bahasa di PNB. Sementara trainning ke Singapura terus dijalankan karena sebagian besar lulusan PNB direkrut di Sungapura. Untuk itu PNB kini membangun gedung Community Development Centre dan lab bahasa. Di samping itu untuk membantu menyalurkan lulusan, PNB membuka bursa kerja, Job Placement Centre yang direspons positif kalangan industri.(025)
sumber: Balipost








