BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

Post new topic  Reply to topic

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
TAWUR Agung Panca Bali Krama lan Ida Batara Turun Kabeh betul-betul dijadikan momen penting yang tak mau dilewatkan krama Bali. Apalagi saat liburan panjang akhir pekan, Sabtu (11/4) kemarin. Ribuan pemedek datang dari seluruh penjuru Bali. Tak hanya yang menggunakan mobil pribadi, banyak juga sampai harus menyewa bus, pick up, hingga truk. Antrean panjang di Pura Penataran tak terelakkan. Di sinilah diperlukan kesabaran umat menunggu giliran muspa.

Seorang dari ribuan pemedek itu, Dewa Putu Arnawa asal Desa Pamaron, Buleleng. Meski kondisi kesehatannya terganggu akibat stroke, bersama rombongannya menumpangi truk. Laki-laki 52 tahun itu memaksakan diri tangkil ke Pura Besakih. Sayang, suami Jero Putu Sulasmi (45), harus kembali ke Buleleng sebelum sempat muspa.

Bersama keluarga dan 40 warga Desa Pamaron, Dewa Arnawa mengaku bersiap-siap sejak pukul 04.00 wita untuk berangkat ke Besakih pukul 05.00 wita. Bapak empat anak itu menumpang truk bersama warga lain. Bak terbuka, membuat angin pagi menembus tubuhnya hingga ke rusuk. Namun, tak mengurangi kegembiraannya karena yakin Tawur Agung Panca Bali Krama lan Ida Batara Turun Kabeh merupakan kesempatan langka. Dia mengatasi rasa dingin dengan bercanda ria di atas truk.

Di kawasan Besakih, truk yang ditumpangi hanya bisa masuk hingga parkir terbawah (Terminal Kedundung). Dewa Arnawa harus berjalan kaki sekitar 1,5 kilometer menuju Pura Besakih. Bersama ribuan pemedek lain berjejer dari lokasi parkir hingga Penataran Agung. Jalanan menanjak, membuatnya tertatih-tatih. Napas makin berat. Akhirnya terjatuh tak sadarkan diri beberapa meter sebelum memasuki pura.
Petugas Dinas Perhubungan Karangasem langsung membawanya ke Pasraman Besakih untuk mendapat pelayanan kesehatan. Kondisinya yang lemah, memaksa Dewa Arnawa rela tak bisa mewujudkan niat untuk muspa di Pura Besakih. 'Jujur saya sedih. Sudah dekat begini, tetapi tidak berkesempatan mabakti,' ujarnya.

Hal kurang menyenangkan juga dialami 40 siswa-siswi SMAN 2 Mengwi, Badung. Bus sewaan yang mereka tumpangi mengalami rusak mesin di pertigaan Rendang. Namun, mereka masih beruntung karena bisa melanjutkan perjalanan dan muspa di Pura Besakih. Meskipun bus yang ditumpangi jauh ketinggalan dengan rombongan delapan bus dari SMAN 2 Mengwi. 'Liburan kali ini kesempatan baik untuk nangkil ke Pura Besakih. Meskipun ada sedikit gangguan teknis,' aku seorang siswi, Melsa.

Bersamaan dengan Melsa, ribuan pemedek, tua, muda, anak-anak bahkan balita juga bersuka cita tangkil ke Pura Besakih. Beberapa perempuan tua bahkan harus dipapah kerabatnya karena tak kuat berjalan sendiri di jalan menanjak. Antrean ke padharman, apalagi ke Penataran Agung pun tak terelakkan. Cuaca panas saat itu berubah gerimis dan hujan deras. Namun terabaikan. Pemedek tetap antusias.

Kehadiran ribuan pemedek ini berimbas pada menumpuknya sampah bekas canang, dupa hingga plastik pembungkus banten. Mengharuskan petugas kebersihan bekerja ekstra keras. Setiap hari, minimal 4 truk sampah harus dikumpulkan kemudian dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Belum lagi sampah yang dibuang pemedek secara sembarangan setelah menikmati lungsuran di areal paling bawah (luar) Pura Besakih.

Dengan kapasitas sampah sebanyak itu, 30 petugas kebersihan kewalahan. 'Jujur, kami kekurangan tenaga,' ujar sejumlah petugas kebersihan yang menolak menyebut namanya. Mereka berpesan, pemedek bersama-sama menjaga kebersihan dengan membuang sampah bekas sembahyang pada tong sampah yang disediakan. Ketika berjalan pulang usai persembahyangan umat secara sadar diminta ikut memungut sampah di sekitar jalan hinggga di terminal sehingga kawasan suci ini tetap terjaga. (bal)

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Post new topic  Reply to topic

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum