1
Ida Batara Turun Kabeh : Pukul Lima 'Pemedek' Sudah Antre on Thu Apr 16, 2009 5:09 pm
NYEJER Ida Batara serangkaian Tawur Agung Panca Bali Krama dan Ida Batara Turun Kabeh terus berlanjut hingga Jumat (24/4) mendatang. Pemedek yang hendak tangkil sudah seharusnya memikirkan strategi untuk menghindari kemacetan dan situasi berdesak-desakan akibat penumpukan pemedek. Situasi seperti itu otomatis berdampak kekurang-khusyukan krama saat bersembahyang. Apalagi, saat berdesak-desakan, tak jarang krama Bali sampai pingsan akibat dehidrasi. Terutama orang tua dan anak-anak.
Sebagaimana terjadi Sabtu (11/4) dan Minggu (12/4) lalu. Kemacetan terjadi sepanjang jalur Rendang-Besakih.
Pemedek pun harus antre hingga empat jam. Bisa dibayangkan, banyak hal yang tentu saja bisa terjadi dalam kondisi seperti itu. 'Makanya, kalau bisa kami imbau, krama Bali jangan hanya terpaku pada hari-hari libur. Toh rentetan nyejer Ida Batara tidak hanya saat libur,' imbau Ketua Panitia Karya yang juga Bendesa Adat Besakih Wayan Gunatra, Rabu (15/4) kemarin.
Terkait panangkilan di Pura Besakih, sejak beberapa hari lalu telah tampak pukul 04.30 wita. Seperti Rabu kemarin, pukul 05.00 wita umat sudah mulai antre untuk sembahyang.
Sementara itu, terkait sampah yang sebelumnya menumpuk di mana-mana, kini telah mulai tampak bersih. Selain pihak panitia mengerahkan lebih banyak tenaga kerbesihan, juga ada sejumlah krama Bali yang ngaturang ayah mabersih di Pura Besakih. Di samping itu, sejumlah krama juga sudah mulai mengambil kembali banten dan kuangen yang sebelumnya digunakan untuk sembahyang. (bal/bud)
Sebagaimana terjadi Sabtu (11/4) dan Minggu (12/4) lalu. Kemacetan terjadi sepanjang jalur Rendang-Besakih.
Pemedek pun harus antre hingga empat jam. Bisa dibayangkan, banyak hal yang tentu saja bisa terjadi dalam kondisi seperti itu. 'Makanya, kalau bisa kami imbau, krama Bali jangan hanya terpaku pada hari-hari libur. Toh rentetan nyejer Ida Batara tidak hanya saat libur,' imbau Ketua Panitia Karya yang juga Bendesa Adat Besakih Wayan Gunatra, Rabu (15/4) kemarin.
Terkait panangkilan di Pura Besakih, sejak beberapa hari lalu telah tampak pukul 04.30 wita. Seperti Rabu kemarin, pukul 05.00 wita umat sudah mulai antre untuk sembahyang.
Sementara itu, terkait sampah yang sebelumnya menumpuk di mana-mana, kini telah mulai tampak bersih. Selain pihak panitia mengerahkan lebih banyak tenaga kerbesihan, juga ada sejumlah krama Bali yang ngaturang ayah mabersih di Pura Besakih. Di samping itu, sejumlah krama juga sudah mulai mengambil kembali banten dan kuangen yang sebelumnya digunakan untuk sembahyang. (bal/bud)








