BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

Post new topic  Reply to topic

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 Membludak, 'Pengayah Mareresik' on Mon May 11, 2009 12:37 pm

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
ANIMO masyarakat ngayah mareresik yang digagas Bali TV dan Bali Post pasca-Karya Panca Bali Krama dan Ida Batara Turun Kabeh di Besakih tetap tinggi. Pada Sabtu (9/5) kemarin, ngayah mareresik diikuti ratusan umat. Sebelum melakukan kerja bakti kebersihan, para pengayah yang datang dari sejumlah kabupaten dan kota di Bali melakukan persembahyangan bersama di Pura Penataran Agung Besakih. Selain itu, mereka juga mengikuti dharma wacana yang diberikan oleh Ida Pedanda Gede Made Gunung.

Para pengayah tampak antusias. Mareka memulai dari Pura Penataran Agung selanjutnya ke pura-pura lain di lingkungan Besakih. Tumpukan sampah terlihat mulai dari perantenan, terus ke bawah hingga di wantilan Pura Besakih.
Salah satu rombongan pengayah berasal dari SMPN 1 Baturiti yang dipimpin pembina pramukanya Made Suparwata. Rombongan ini menyertakan 50 siswa dan tujuh pembinanya.

Saat ditanya kegiatan ngayah yang dilakukannya, Suparwata mengatakan untuk membiasakan hidup bersih dan sehat di kalangan anak didiknya. 'Kami ingin membiasakan hidup bersih di kalangan siswa,' tegasnya.
Lantas kenapa di Besakih? Menurut Suparwata, Besakih adalah hulunya Bali. 'Hulu harus bersih dulu, baru dilanjutkan dengan bagian-bagian lainnya,' ujarnya.

Daur Ulang
Di bagian lain, Ida Pedanda Gede Made Gunung saat memberikan dharma wacana menyindir para caleg maupun calon-calon pejabat lainnya saat berkampanye. Mereka, menurut Pedanda senantiasa menjanjikan kesehatan gratis jika sudah terpilih. 'Sesungguhnya program ini bagus. Cuma, kenapa caleg maupun calon pejabat eksekutif tidak memberikan perhatian terhadap pengelolaan sampah,' ujarnya. Jika sampah bisa dikelola dengan baik, tentu lingkungan bersih dan masyarakat pun sehat.

Terkait ini, Pedanda menyarankan kepada pemerintah maupun siapa saja yang peduli terhadap sampah untuk membangun mesin daur ulang plastik. Ini perlu dilakukan karena plastik baru terurai antara 70 hingga 400 tahun. Kalau dibakar pun, ujar Pedanda, sampah plastik sangat membahayakan dari sisi kesehatan karena akan menyebabkan kanker paru-paru.

Satu-satunya jalan, katanya, adalah membuat industri daur ulang sampah plastik. Ini juga memberikan dampak ekonomis bagi masyarakat sekitarnya. (kmb)

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Post new topic  Reply to topic

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum