1
2 Menit 1,8 Detik Kalajengking di Dalam Mulut on Fri Jan 30, 2009 3:27 pm
RATU Kalajengking kembali beraksi. Baru-baru ini wanita berusia 39 tahun itu berhasil mencatat rekor baru menahan kalajengking di mulutnya selama 2 menit 1,8 detik. Aksi menegangkan Kanchana Kaetkaew, dilakukan di sebuah mal di Pattaya yang dipenuhi penonton dan mendapat liputan luas dari televisi dan media cetak.
Setelah rekor tersebut, Kaetkaew berencana memecahkan rekor hidup bersama dengan 5.000 kalajengking dalam sebuah kotak kaca selama 33 hari 33 malam. Rekor yang dibuat sebelumnya adalah, 32 hari bersama ribuan kalajengking sahabatnya pada 2002.
Selama beraksi, suaminya, Bunthawee Siengwong, 31, mendampinginya dengan setia.
Seperti istrinya, Siengwong juga gemar bermain-main dengan binatang berbisa. Ia dikenal sebagai Raja Lipan karena kerap menempatkan bintang itu di mulutnya. Pasangan ini memang aneh. Mereka menikah di Hari Valentine 2006 lalu di sebuah rumah hantu. Ketika datang, Kanchana Kaetkaew berbusana wana putih namun dihiasi dengan banyak kalajengking, sementara suaminya seperti biasa, tampil dengan seekor lipan di mulutnya.
Mencium Raja Kobra
Warga Thailand yang juga tercatat memecahkan rekor dunia adalah Khum Chaibuddee yang berhasil mencium 19 ekor raja kobra paling berbisa satu per satu. Acara yang diorganisir pihak Thailand's Ripley's Believe It or Not Museum, Pattaya, untuk memecahkan rekor sebelumnya yang dilakukan pria Amerika Serikat yang berhasil mencium 11 ekor ular berbisa.
Aksi ini berbeda dengan aksi Kaetkaew. Mungkin karena ular kobra dianggap lebih berbahaya, selain penonton dilarang mendekat, juga keamanan jauh lebih ketat. Sementara sejumlah pawang ular disiagakan di tiap sudut untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.
Tim medis juga siaga penuh dengan serum anti-ular berbisa. Beruntung acara tersebut berjalan lancar dan Chaibuddee berhasil mencium ular itu satu per satu.
Menjadi pawang ular merupakan pekerjaan sambilan Khum Chaibuddee yang dilakoninya selama 12 tahun.
Ia mengaku menghadapi ular, apalagi raja kobra bukan pekerjaan mudah. Digigit bahkan dibelit ular sudah sering dialaminya. Namun ia mengingatkan pada penonton, juga anak-anak, untuk tidak meniru apa yang dilakukannya karena sangat berbahaya.
“Jangan tiru saya, berbahaya! Meski saya pawang, tapi saya sudah berkali-kali digigit. Menjadi pawang bukan berarti aman karena ada pawang yang akhirnya tewas digigit ular,” tegasnya. - dia







