1
Gaun Pengantin Terpanjang di Dunia on Fri Aug 07, 2009 5:51 pm
Beijing - Ada-ada saja yang dilakukan oleh pengantin asal negeri Tirai Bambu ini untuk menjadikan pesta pernikahan mereka mendapat perhatian dunia sekaligus memecahkan rekor. Mempelai perempuan muncul mengenakan gaun yang panjangnya mencapai 2.162 meter. Untuk itu diiperlukan 200 lebih tamu undangan dan selama tiga jam lebih untuk membuka gulungan gaun milik Lin Rong yang membentang hampir 2,2 kilometer tersebut serta menyematkan 9.999 bunga mawar berbahan silk, seperti dilansir kantor berita Xinhua, Kamis (6/
kemarin.
Mempelai pria Zhao Peng mengatakan ia ingin memecahkan rekor sebelumnya dengan panjang 1.579 meter.
"Baik panjang gaun dan jumlah mawar yang disematkan pada gaun pernikahan tersebut bisa mengukir sejarah. Namun saya tak terlalu memasalahkan jika nantinya bisa masuk dalam rekor Guiness," tandas pria 28 tahun yang berprofesi sebagai petugas kereta dari Provinsi Jilin.
Zhao sudah mengirim persyaratan menuju Guiness World Records dan juga akan mengirim sebuah video pernikahannya dengan kekasih hatinya yang berprofesi sebagai guru. "Saya tak mau pesta parade pernikahan klasik atau banquet," jelas si pria. "Namun saya juga tak bisa membayar pesta pernikahan ekstravaganza di atas balon udara." Pihak keluarga menyebutkan biaya pernikahan ini mencapai 40.000 yuan (sekitar Rp 60 juta). "Menurut saya ini buang-buang uang," tandas ibu Zhao. "Meski demikian, saya mengerti ia ingin memperlihatkan rasa cintanya di hari yang bahagia." (ton/afp)
Mempelai pria Zhao Peng mengatakan ia ingin memecahkan rekor sebelumnya dengan panjang 1.579 meter.
"Baik panjang gaun dan jumlah mawar yang disematkan pada gaun pernikahan tersebut bisa mengukir sejarah. Namun saya tak terlalu memasalahkan jika nantinya bisa masuk dalam rekor Guiness," tandas pria 28 tahun yang berprofesi sebagai petugas kereta dari Provinsi Jilin.
Zhao sudah mengirim persyaratan menuju Guiness World Records dan juga akan mengirim sebuah video pernikahannya dengan kekasih hatinya yang berprofesi sebagai guru. "Saya tak mau pesta parade pernikahan klasik atau banquet," jelas si pria. "Namun saya juga tak bisa membayar pesta pernikahan ekstravaganza di atas balon udara." Pihak keluarga menyebutkan biaya pernikahan ini mencapai 40.000 yuan (sekitar Rp 60 juta). "Menurut saya ini buang-buang uang," tandas ibu Zhao. "Meski demikian, saya mengerti ia ingin memperlihatkan rasa cintanya di hari yang bahagia." (ton/afp)







