BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

Post new topic  Reply to topic

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Nenek Ioana Cionca, 71 tahun, sungguh kreatif. Puluhan tahun mengumpulkan rambutnya yang rontok, kemudian dijadikan aneka produk mulai dari baju hangat, selendang, rok, topi, dll. Material utama pembuatan barang-barang itu adalah rambutnya sendiri.
“Bertahun-tahun saya mengumpulkan rambut-rambut yang jatuh, akhirnya saya bisa mewujudkan mimpi saya,” ungkap nenek asal Bistrita Nasaud, Rumania itu.


Berawal saat usia 16 tahun ketika Cionanca memanjangkan rambutnya hingga mencapai 1 meter lebih. Namun makin panjang rambutnya, makin banyak yang rontok. Ia ingin membuangnya, namun neneknya mengatakan, berdosa kalau ia membuang rambut-rambut rontok itu. Untuk menyenangkan neneknya, Cionanca pun mengumpulkan rambut-rambut itu dalam satu tempat. Selama bertahun-tahun dikumpulkan, ternyata makin banyak.

“Seiring berjalannya waktu, rambut yang saya simpan makin banyak. Lalu timbul ide, suatu saat membuat baju hangat dari rambut sendiri. Saya lihat hal itu memungkinkan, karena rambut yang rontok itu panjang seperti benang,” jelas Cionanca yang mengaku senang telah mewujudkan mimpinya.

Cionanca menggarap rambut koleksinya di saat luang. Satu persatu produk berhasil dibuatnya, mulai dari baju hangat, tas besar, tas bepergian, rok, blus, selendang, sarung tangan, topi, dan jas hujan. “Mungkin wanita lain juga melakukan seperti yang saya kerjakan, entahlah. Tetapi, saya telah membuat sekurangnya sembilan jenis produk dari rambut saya,” tambah Cionanca yang memakai produknya untuk bepergian, di antaranya, ke gereja.

Warna rambut Cionanca coklat, maka sudah tentu hampir semua produk yang dihasilkan berwarna coklat, kecuali dalam 10 tahun terakhir ketika warna rambutnya mulai berubah menjadi abu-abu. “Beberapa dari produk saya berwarna lebih terang. Itu dibuat dari hasil mengumpulkan rambut dalam 10 tahun terakhir, warnanya sudah abu-abu,” jelasnya.

Lepas dari soal warna, ia mengatakan kalau barang-barang buatannya, khususnya baju hangat, sarung tangan, juga selendang, akan terasa nyaman dan hangat dipakai khususnya pada musim dingin.
Ia berharap apa yang dibuatnya bisa dicatat dalam buku rekor sehingga bisa mengingatkan orang lain bagaimana caranya memanfaatkan rambut manusia. - dia

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Post new topic  Reply to topic

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum