1
Usia 12 Tahun Jalani Terapi Hormon Ganti Kelamin on Tue Feb 17, 2009 2:04 pm
PENYANYI muda yang sedang naik daun di Jerman, Kim Petras, 16 tahun, menjadi transeksual termuda di dunia yang melakukan operasi ganti kelamin. Ia terlahir sebagai Tim Petras yang kemudian berganti nama menjadi Kim Petras setelah melakukan serangkaian operasi ganti kelamin di sebuah rumah sakit di Hamburg, Jerman.
Kim diberitakan mulai menjalani serangkaian terapi peralihan jenis kelamin berupa injeksi hormon pada usia 12 tahun. Pada usia 14 tahun, ia secara resmi terdaftar sebagai transeksual termuda yang menjalani proses ganti kelamin.
Sebenarnya, dalam undang-undang Jerman disyaratkan, transeksual termuda yang dapat melakukan operasi ganti kelamin minimum berusia 18 tahun kecuali atas rekomendasi psikiater yang menyatakan ia transeksual dan harus melakukan operasi. Kim rupanya mendapat pengecualian itu.
Menurut dailymail.co.uk, ia berhasil meyakinkan psikiater yang dikunjunginya bahwa ia perlu melakukan operasi pergantian kelamin segera. Sejak itu ia secara bertahap menjalani serangkaian pengobatan, termasuk mendapat suntikan hormon tertentu untuk mengembangkan payudaranya.
Selama ini saya selalu bersikap menentang operasi ganti kelamin terhadap anak-anak, tapi melihat kebahagiaan salah satu pasien saya ini (Kim), yang telah selesai menjalani operasi, saya merasa keputusan ini (operasi) tepat, ujar Dr. Bernd Meyenburg yang mengepalai Psychiatric Special Outpatient Clinic for Children and Adolescents with Identity Disorders di University of Frankfurt Hospital. Dr. Bernd adalah salah satu psikiater yang menangani kasus Kim.
Menurutnya, tidak banyak psikiater yang berpengalaman menangani pasien transeksual muda. Inilah yang membuat para keluarga yang memiliki anggota keluarga bermasalah, harus berjuang mencari psikiater yang tepat untuk mengatasi masalah mereka.
Apalagi pada anak yang usianya begitu muda seperti Kim yang mulai berkonsultasi tentang masalahnya saat berusia 12 tahun.
Kim merasa bahagia telah selesai menjalani operasi ganti kelamin. Ia merasa kini lebih percaya diri, sekalipun disadarinya bahwa orang tidak akan mudah melupakan masa lalunya. “Saya sadar orang selalu akan mengingat masa lalu saya.
Saya tidak bisa menghindari hal itu. Tapi saya berharap, suatu saat orang akan mengingat saya karena karya musik saya,” kata Kim yang kini tengah populer di Jerman. “Kalau orang bertanya apakah sekarang saya merasa menjadi wanita, saya akan katakan, bahwa saya selalu (sejak dulu) merasa wanita,” ucapnya.
Kim mengatakan, segala sesuatu telah berubah sejak operasi itu. “Saya jadi tak sabar memakai pakaian renang atau melakukan hal-hal yang memang saya inginkan,” ujarnya.
Dr. Achim Wuesthof, spesialis endocrinologist anak dan remaja, yang menangani Kim di klinik di Hamburg, mengatakan, dia dan koleganya telah tepat menangani kasus ini sejak awal. Menurutnya, Kim adalah pasien termuda di dunia yang menjalani operasi ganti kelamin.
Menurut undang-undang Jerman, operasi terhadap anak-anak harus mendapat rekomendasi setidaknya dua orang psikiater, yang menyatakan bahwa ia memang transeksual dan menyetujui pergantian kelamin itu. Jika itu sudah didapat, maka yang terbaik adalah melakukan operasi sejak dini. Sebab, pengalaman transeksual pada masa pubertas akan membawa dampak trauma yang serius pada si anak.
“Operasi sejak dini untuk menghindari trauma berkepanjangan pada jiwa mereka. Mereka adalah orang-orang yang perlu pertolongan, mereka terjebak di dalam badan yang salah,” ungkap Dr. Achim.
Kim yang sekarang bersekolah jurusan desain fashion, mulai menyebut dirinya seorang gadis ketika ia berumur 2 tahun. Lutz, ayah Kim, menyatakan, awalnya ia tak bisa menerima keadaan anaknya itu.
“Istri saya justru bisa lebih menerima, sementara saya lama baru bisa memahaminya,” ujar Lutz. Tapi Kim sangat persuasif. Dia tahu kami tidak bisa menerima hal itu, karenanya, ia tak memaksakan diri, sampai kami benar-benar mengerti tentang kondisinya,” ujar Lutz.
“Saya sangat bangga atas apa yang dicapainya. Saya bangga atas usahanya mewujudkan impiannya. Meski untuk mencapai itu dia harus melewati masa-masa sukar dan menyakitkan, ucap ayahnya terharu. - dia







