BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

Post new topic  Reply to topic

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 40 Ekor Kura-kura Berkepala Ular Dilepas on Mon Jul 20, 2009 1:33 pm

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Sebanyak 40 kura-kura berkepala ular dilepas Menteri Kehutanan MS Kaban ke habitat semula di Danau Peto, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Kamis (16/7). Satwa langka endemik di Kabupaten Rote Ndao ini sudah terancam punah.

Penurunan populasi kura-kura leher ular ini karena pengambilan langsung dari alam guna memenuhi permintaan perdagangan internasional, terutama di pasar Eropa, Amerika, dan Jepang, pengurangan lahan basah, kebutuhan konsumsi, serta tak adanya perlindungan bagi habitat..

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam NTT Luhut Sihombing di Kupang, Jumat (17/7), mengatakan, pelepasan kura-kura berkepala ular (Chelodina mccordi) ini merupakan upaya mempertahankan kura-kura langka ini di NTT.

”Kura-kura leher ular Pulau Rote awalnya dianggap satu spesies dengan kura-kura leher New Guinea (Chelodina novaguinea). Namun, nama mccordi diberikan oleh William P Mccordi, peneliti dari New York, 1994. Tahun 2004 kura-kura ini masuk kategori satwa terlindungi karena populasinya terus menurun,” kata Sihombing.

Kura-kura ini memiliki bentuk unik karena kecil, leher dan kepala menyerupai ular, serta sisi karapas melengkung ke atas. Panjang leher sama dengan karapas sehingga untuk menyembunyikan kepala, lehernya harus dilipat melingkari karapas.

Kura-kura yang dilepas Menteri Kehutanan di habitat semula adalah hasil penangkaran dari PT Alam Nusantara Jayatama—sebelumnya diambil dari Danau Peto. Lokasi pelepasan kura-kura ini adalah Danau Peto, Dusun Peto, Desa Maubesi, Kecamatan Rote Tengah, Rote Ndao.

Sampai tahun 1970-an masyarakat setempat meyakini kura-kura ini sebagai perwujudan arwah leluhur di Danau Peto dan tidak pernah diperdagangkan. Namun, memasuki 1980-an, kura-kura ini mulai diperdagangkan oleh para pedagang yang datang dari luar Rote.

Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Kehutanan NTT Hengki Manesi mengatakan, kura-kura ini dijual di luar negeri dengan harga sampai 15.000 dollar AS per ekor, sementara di Rote Ndao hanya Rp 30.000-Rp 50.000 per ekor.(KOR)

sumber: Kompas

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Post new topic  Reply to topic

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum