BALI Forum & Emotion

Art, Culture dan Leisures

Logged as Anonymous. Your last visit was on

You are not connected. Please login or register

Post new topic  Reply to topic

View previous topic View next topic Go down  Message [Page 1 of 1]

1 Harimau Taman Rimba Jambi Dibunuh Lalu Dicuri on Wed Aug 26, 2009 10:47 am

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Harimau Sumatra (phantera tigris Sumatrae) betina berusia 25 tahun yang dipelihara di Kebun Binatang Taman Rimba Kota Jambi, Sabtu dini hari dibunuh kemudian dibawa kabur (dicuri).

Harimau bernama Shela dibunuh dan dibawa kabur pelaku sekitar pukul 03:00 WIB dan yang ditinggal di dalam kandangnya hanya isi perut binatang buas tersebut, kata Kasat Reskrim Poltabes Jambi AKP Posma Lubis.

Saat ini Poltabes Jambi sedang mengusut dan mengejar pelaku pembunuhan yang membawa kabur harimau seberat 125 Kg tersebut.

Saat ini sudah lima orang saksi yang diperiksa untuk dimintai keterangannya di polisi di antaranya Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jambi Ir Hanif Lubis, Kepala Kebun Binatang Taman Rimba Jambi Adrianis dan petugas kebun binatang Widodo, M Nasir serta Madikwan.

Sementara itu kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Mudikwan petugas kebun binatang yang hendak melakukan perawatan ke kandang harimau tersebut.

Saat hendak masuk ke kandang harimau bernama Shela, yang ditemukan di dalam tinggal ceceran darah, isi perut dan beberapa potong daging binatang buas tersebut.

Sedangkan seluruh bagian tubuhnya raib atau hilang yang diduga dibawa kabur para pelaku yang diperkirakan lebih dari tiga orang.

Posma Lubis mengatakan, diduga pelaku sudah profesional dalam menjalankan aksinya itu. Hal itu terlihat dari tanda-tanda bekas yang ditinggalkan pelaku yang tidak merusak kandang harimau tersebut.

Harimau Sumatra yang juga binatang langka dan dilindungi tersebut memang menjadi incaran pelaku koleksi obset (binatang langka yang diawet dan dikeringkan) dan harganya juga cukup menggairahkan.

"Melihat kejadian ini polisi sementara menduga para pelaku profesional dan memiliki jaringan luas di internasional (mancanegara-Red)," kata Posma Lubis.

Para pelaku sampai saat ini masih terus dikejar dan Poltabes Jambi berjanji akan mengungkap kasus ini hingga tuntas.

Sebelumnya, harimau Sumatra yang ada di kebun binatang Jambi ada tiga ekor yakni Shela dan pasangannya Rangga yang beberapa bulan lalu diduga mati karena sakit dan sudah berusia tua.

Sedangkan seekor lagi bernama Salma, harimau Sumatra jenis betina yang berhasil ditangkap di Kabupaten Muaro Jambi karena diduga telah memangsa manusia beberapa waktu lalu.

Salma setelah sempat dikarantina di kebun binatang Jambi yang kemudian dilepas kembali ke hutan di Provinsi Lampung pada beberapa bulan lalu.(*Antara)

View user profile

2 Polisi Reka Ulang Pembunuhan Harimau on Fri Sep 11, 2009 3:39 pm

dyayu


VISUDDHA
VISUDDHA
Penyidik Poltabes Jambi akan melakukan reka ulang (rekonstruksi) kasus pembunuhan dan pencurian Shela, harimau Sumatra betina (panthera tigris Sumatrae) di dalam kandang Kebun Binatang Taman Rimba Kota Jambi.

Kasus hilangnya harimau betina pada 22 Agustus 2009 akan direka ulang guna mengetahui persis peristiwa pembunuhan dan pencurian Shela, kata Kasat Reskrim Poltabes Jambi AKP Posma Lubis, di Jambi, Jumat.

Penyidik Poltabes Jambi berencana akan menggelar reka ulang kasus tersebut pada Selasa 8 September dengan melibatkan beberapa pihak untuk mengungkap kasus yang sebenarnya.

Shela yang diperkirakan berusia 19 tahun dibunuh di kandangnya sendiri oleh tersangka bernama Samsudin alias Udin Bolu (27).

Reka ulang pembunuhan dan pencurian dengan tersangka Samsudin, yang tinggal di bawah jembatan Sungai Maram, Pasar Jambi ini direncanakan akan dilaksanakan pada Selasa (8/9).

Rekonstruksi itu dilakukan untuk mengetahui dan mencocokkan dengan BAP tersangka di penyidik.

Tersangka yang telah ditangkap polisi bernama Samsudin alias Udin alias Bolu bin Daeng Usman.

Menurut keterangan tersangka, harimau itu dipesan oleh Iwan, warga Palembang, Sumatra Selatan yang diorder dari warga keturunan China yang juga tinggal di Palembang seharga Rp150 juta.

Tersangka juga mengaku untuk melaksanakan tindakannya, ia mendapat upah sebesar Rp18 juta.

Hanya saja sampai saat ini tersangka baru satu orang, yang lainnya masih dalam pengejaran pihak Poltabes Jambi.(*)

View user profile

View previous topic View next topic Back to top  Message [Page 1 of 1]

Post new topic  Reply to topic

Permissions of this forum:
You cannot reply to topics in this forum